Menyadari sisi egois diri sendiri bukan hal yang mudah, karena yang
dapat menilai kepribadian seseorang adalah orang-orang terdekat. Dalam hubungan asmara,
Anda tidak dapat menilai dengan pasti apakah Anda pihak yang egois atau
yang lebih besar hati dan penyabar. Apalagi pada dasarnya, setiap
manusia memiliki sisi egois.
Sifat egois dinilai berdasarkan perspektif masing-masing orang. Ya,
dalam hal tertentu, Anda bisa mengira-ngira tipe kekasih seperti apakah
Anda. Apakah Anda pernah mengalah saat terlibat dalam suatu argumen
dengan kekasih, atau apakah Anda tipe orang yang suka terlihat lemah?
Setiap hubungan membutuhkan give or take dan keseimbangan
agar dapat berjalan dengan sehat. Jika pasangan Anda merasa bahwa ia
adalah pihak yang selalu mengalah, ia bisa menyerah dan tidak meneruskan
hubungan dengan Anda secara tiba-tiba. Maka itu penting untuk mengenali
seberapa egoiskah Anda dalam berhubungan. Dikutip dari Lovepanky.com pada Selasa (5/4/2016), berikut 12 ciri-ciri pasangan yang egois.
1. Anda hanya semangat melakukan kegiatan yang Anda senangi. Jika
kegiatan tersebut adalah hobi pasangan, Anda akan cepat bosan dan
berusaha untuk menghindar dari kegiatan tersebut.
2. Pasangan Anda lebih sering mengalah. Saat ada diskusi tentang
tempat kencan atau kegiatan apa yang ingin dilakukan, Anda biasanya
mendapatkan apa yang Anda inginkan, tanpa memandang perasaan pasangan.
3. Pasangan sering meminta Anda melakukan sesuatu dengan
berulang-ulang. Misalkan, 'Boleh tolong ambil pakaian yang ada di
lantai?" atau "Apakah kamu lupa melakukan ...?" Saat pasangan
mengulang-ulang permintaan, memang terdengar mengganggu. Tapi pasangan
terpaksa mengatakan hal yang sama berkali-kali karena Anda tidak
mendengarkan permintaannya.
4. Anda merasa bahwa apa yang Anda lakukan dalam hidup lebih berarti dan berharga. Bisa saja Anda memiliki pekerjaan
dan penghasilan yang lebih baik dari pasangan, tapi bukan berarti Anda
memiliki kontrol yang lebih besar dalam hubungan Anda. Jika Anda merasa
bahwa pendapat Anda lebih penting dari pendapat pasangan, Anda bersikap
sombong dan egois.
5. Anda melihat pasangan sebagai seseorang yang penuh kekurangan dan
memerlukan pertolongan. Apakah Anda merasa bahwa kekasih Anda bukan
sosok yang sempurna dan menunggu mereka untuk berubah sesuai dengan
harapan Anda? Setiap orang memiliki kekurangan, termasuk Anda sendiri.
6. Anda melakukan segala sesuatu dengan cara Anda. Anda selalu memilih restoran
favorit Anda sendiri, atau melakukan hal-hal yang Anda sukai meskipun
pasangan mengajak untuk melakukan hal lain. Jika pasangan membujuk Anda
untuk melakukan sesuatu yang berbeda, Anda akan cemberut dan ngambek.
7. Anda memiliki ego yang besar. Dapat dilihat dari cara Anda
bersikap saat sedang dalam argumen. Apakah Anda berpikir bahwa
memenangkan argumen adalah hal yang lebih penting daripada perasaan
pasangan? Orang yang egois tidak suka saat mereka kalah dalam
perdebatan, bukan hanya saat sedang berdebat dengan kekasih tapi juga
dengan orang-orang lain.
8. Anda tidak mudah percaya kepada pasangan. Anda memang mencintai
pasangan Anda, namun Anda selalu ragu untuk memberikan kepercayaan
sepenuhnya. Anda merasa bahwa Anda adalah pihak yang lebih pantas untuk berbahagia dan selalu mementingkan kepentingan diri sendiri.
9. Anda tak bisa tidak egois. Anda mungkin pernah mencoba untuk
mengedepankan kebutuhan pasangan dan menunjukkan rasa sayang kepada
mereka, namun selalu gagal karena pada akhirnya Anda mementingkan
kebutuhan diri sendiri.
10. Anda bersikap kompetitif dengan pasangan. Kompetitif bukanlah hal
yang negatif selama berada di batas yang normal dan tidak membutuhkan
pengorbanan dari pihak mana pun. Apakah Anda pernah mengorbankan
perasaan pasangan untuk membuat diri Anda sendiri terlihat baik di depan
orang lain? Jika ya, itu adalah salah satu ciri sifat yang egois.
11. Anda tak pernah minta maaf. Apakah Anda merasa sangat berat
setiap ingin mengucapkan permintaan maaf pada pasangan? Mungkin untuk
hal-hal kecil Anda tak kesulitan meminta maaf, namun Anda berat meminta
maaf saat melakukan kesalahan yang lebih serius. Di sisi lain, Anda akan
sangat marah jika pasangan tidak meminta maaf saat ia yang berbuat
kesalahan.
12. Anda sering melakukan manipulasi secara emosional. Apakah Anda mudah memberikan silent treatment
atau mendiamkan pasangan saat ia tidak memberikan apa yang Anda
inginkan? Pasangan bisa saja mengalah, namun ia akan tetap menyimpan
perasaan kesal dalam hati bisa terus menumpuk dan membuat hubungan tidak sehat.


No comments:
Post a Comment