Keperawanan
dan keperjakaan seseorang tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Tidak
bisa juga dinilai melalui cara jalan orang tersebut yang agak sedikit
mengangkang.
Sebab kalau kita bicara keperawanan dan keperjakaan, pasangan kekasih yang sekali pun tidak pernah berhubungan seksual tapi pernah atau bahkan sering oral seks, bisa dibilang tidak lagi perawan dan tidak perjaka lagi.
Menurut Zoya, batasan keperawanan
dan keperjakaan itu terjadi bisa terjadi karena tiga hal. Pertama,
berhubungan seksual. Ada penetrasi penis di dalam vagina. Kedua, bukan
hanya kontak seksual antara kelamin saja tapi juga ketika Anda melakukan
oral seks.
"Ada berapa banyak, kalau ada yang mau mengaku, untuk menjaga
keperawanan dan keperjakaan tidak melakukan penetrasi penis dan vagina
tapi melakukan oral seks saja," kata Zoya.
"Kalau mau perawan,
jangan hanya vagina atau penisnya saja yang dijaga, tapi mulut dan
tangan harus kompak. Jangan beranggapan tidak apa-apa perawan dan
perjaka tapi melakukan oral seks. Untuk konteks perawan atau tidak, sudah terhitung tidak perawan dan tidak perjaka lagi," kata Zoya menambahkan.

No comments:
Post a Comment